Daftar Listrik B1 Kok Susah Sekarang

Listrik sekarang ini ibaratnya "nyawa" bagi usaha atau perusahaan, apalgi jika usahanya memang membutuhkan listrik untuk menjalankan mesin, baik skala besar seperti pabrik atau skala kecil seperti pembuatan es atau laundry.
Usaha saya terbantu sekali dengan adanya listrik B1 yang saya gunakan, karena laundry itu geraknya pake listrik, buat mesin cuci, setrika, pompa air, mesin pengering (meski pake gas tapi perlu listrik untuk menyalakannya) dan kipas angin, panas dan sumuk soalnya. Saya pasang listrik sendiri tahun 2014 lalu.
Dalam sehari konsumsi listrik saya rata rata 5–7 kwh. Ada perbedaan signifikan antara listrik B1 (untuk umkm) dan R1 (rumah tangga). Kalau saya menggunakan R1, bisa megap2 usaha saya. 2–3 bulan lalu saya ngobrol dengan walimurid yang kerja di PLN tentang listrik dan tarifnya.

Saya baru tahu ternyata PLN (dari pemerintah tentunya) mengubah aturan tentang UMKM yang ingin pasang listrik B1, ada syarat lagi bahwa usahanya tidak di rumah. Yang namanya usaha mikro dan kecil, itu modalnya kecil, nyewa kios itu menambah modal lagi, lha kalo tidak boleh usahanya di rumah,harus terpisah,bukankah itu malah akan memberatkan dan menghambat usaha itu sendiri, dimana hal tersebut berlawanan dengan tujuan dari B1 itu sendiri.
Semoga pemerintah memberikan kelonggaran kembali kepada UMKM dalam pemasangan listrik B1.

0 Response to "Daftar Listrik B1 Kok Susah Sekarang"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel