Maukah Kita Swasembada Pangan?

Indonesia kononnya adalah negara agraris, karena sebagian besar rakyatnya bekerja menjadi petani. Ironisnya, malah beras sebagai makanan pokok saja kita masih impor, belum lagi gempuran buah-buahan impor, dari China, Perus, Selandaia baru, Thailand, Peru, hingga Amerika Serikat juga masuk. 
Maukah Kita Swasembada Pangan? Kalau cuma setuju tidak setujunya setuju saja.
1. Swasembada bawang setuju
2. Ayam sekilo 20 ribu setuju
3. Daging sapi 50 ribu per kg setuju
4. Tidak impor beras setuju
5. Cabe murah pas lebaran setuju
6. Beras petani dibeli bulog dengan harga tinggi setuju
7. Dst
Permasalahannya apakah Kementan (pemerintah) mampu mewujudkannya mewujudkannya atau hanya sekedar janji janji. Lihat saja berapa harga bawang putih sekarang, tembus 70–80 ribu per kg. Menurut saya kesalahannya adalah telat impor plus produksi minim. Saya rasa pak Menteri ini kan sdah 4,5 tahun jadi menteri dan kononnya dari professional. Saya rasa telatlah kalau baru janji sekarang.

0 Response to "Maukah Kita Swasembada Pangan?"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel