Rakyat Dan Pakatan Harapan Malaysia

Ketika pemerintahan Barisan nasional pimpinan Najib Razak kalah dan dikalahkan oleh Pakatan Harapan pimpinan Dr Tun Mahathir Muhammad, semua orang bersorak gembira untuk era baru. Tetapi ternyata tidak semudah itu Bambang.

Memang masalah hutang hutang berbubga tinggi ke China untuk beberapa proyek infrastruktur sudah ramai orang tau, terutama proyek pantai timur. Tetapi begitu pemerintah baru berjalan, ternyata banyak hal yang mengejutkan publik bahkan anggota kabinet baru itu sendiru. Kalau tidak salah namanya red file, isinya tentang berbagai dokumen hutang dan kerjasama yang merugikan negara. Termasuk juga tunggakan refund Good and service tax besarnya belasan billion ringgit. Rapat kabinet pertama adalah membahas pemotongan gaji sebesar 10%, bahkan termasuk elaun Sultan juga dipotong dan tidak ada open house ketika idul fitri untuk penghematan.
Tun Mahathir dan Menkeu malaysia, Lim Guan Eng pun mulai bekerja,mencari hutang baru dengan bunga lebih rendah dari Jepun untuk menutup hutang dengan bunga tinggi, menghentikan proyek proyek raksasa yang menghabiskan banyak duit negara (dan kebetulan dibiayai China), melakukan tax holiday dan mengubah GST menjadi SST yang secara persentase lebih rendah,kalau tudak salah 6%. Banyak janji politik pakatan harapan yang belum terealisasi karena mereka tidak tau betapa “busuknya” kabinet sebelumnya, belum lagi skandal 1MDB (bumn bikinan najib) yang direkturnya saja makan gaji buta jutaan ringgit sebulan, sehingga pemerintah baru tidak punya uang yang cukup bahkan hingga berhutang baru untuk kenanggung beban pemerintah sebelumnya.
Intinya, apa yang didapat rakyat malaysia dari pemerintah baru? Nothing, mereka belum dapat apa apa. Tapi paling tidak mereka punya masa depan yang lebih baik karena karena sumber penyakitnya sudah dihentikan.

0 Response to "Rakyat Dan Pakatan Harapan Malaysia"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel