Cara Melatih Insting Dalam Bisnis

Bisnis itu kelihatanya mudah, menawarkan barang dan jasa kemudian mendapat uang. Sangat mudah bukan kedengarannya. Tetapi sayang dalam prakteknya tidak semudah itu Bambang.

Dalam bisnis, perlu insting, tetapi insting saja tidak cukup ternyata. Insting perlu dilatih agar instingnya semakin tajam tidak tumpul. Dalam bisnis ada resiko yang harus diambil dan dikelola (high risk high return). Hanya orang yang punya insting kuat dan terlatih yang bisa mengelola resiko dengan baik, seperti pisau tajam untuk memotong lebih baik hasilnya daripada pisau tumpul.
Banyak orang yang ingin berbisnis dan punya insting yang bagus, tapi karena  tidak  disiplin dan tidak terlatih, akhirnya berantakan dan gagal usahanya padahal prospeknya bagus. Contoh bagus adalah orang orang dari etnis China yang sudah terlatih dalam bisnis sejak kecil sehingga instingnya semakin kuat dan tepat. 
Mereka, orang  China, sangat disiplin dan tekun dalam berbisnis karena sejak kecil terbiasa membantu usaha orang tuanya sehingga tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah dan membuat keputusan dalam saat yang genting. Semakin sering praktek tentu semakin baik. Berbeda dengan etnis lain yang mungkin punya insting sama tapi karena tidak terasah dan terlatih akhirnya hasilnya berbeda.

0 Response to "Cara Melatih Insting Dalam Bisnis"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel