Kisahku "Bersama" Kepala Sekolah Dahulu

Saya alhamdulillah masih bisa mengingat dengan baik kepala sekolah saya sejak SD, SMP hingga SMA.
  1. Di SD bu kepala sekolahnya kebetulan masih tetangga sendiri. Beliau menjadi kepala sekolah hingga pensiun dan masih sehat sekarang. Meski beliau adalah tetangga, saya tidak mengenal baik saat dan tidak akrab juga, karena style beliau masih model guru lama, agak feodal lah kira-kira
  2. Di SMP, bapak kepala sekolah saya adalah seorang laki-laki yang menurut saya agak dingin dan tidak akrab dengan anak didik apalagibysng tidak populer seperti saya. Setiap pagi beliau laju dari kota Salatiga menuju SMP saya dan jaraknya cukup jauh, setiap hari PP mungkin 50–60 KM jauhnya. Saya juga tidak kenal atau merasa dekat sebagai anak didiknya, bahkan pernah papasan di dekat SMA saya yang ternyata sebelahan dengan sekolah anaknya juga beliau juga tidak kenal saya, jadi saya mau menyapa juga takut
  3. Di SMA, bapak kepala sekolahnya sangat akrab dengan murid murid, bahkan sampai clash dengan pembina OSIS karena membela anak-anak supaya boleh main bola di lapangan sekolah kami. Bahkan kami para alumni juga beberapa kali silaturahim ke rumah beliau setiap lebaran hingga beliau pensiun yang ternyata rumahnya jauh dari sekolah kami, karena beda kota dan beliau laju. Beliau sangat "mbapaki" dan ngayomi, bahkan mudah ditemui atau dicurhati.

0 Response to "Kisahku "Bersama" Kepala Sekolah Dahulu"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel