Opor Dan Ketupat Di Kala Lebaran

Setiap keluarga di nusantara pasti mengenal opor dan ketupat setiap lebaran. Tetapi di keluarga istri, dulu tidak masak opor dan ketupat. Setelah selesai Sholat Ied langsung ke warung bakso langganan. Semenjak saya bergabung, jsdi masak ketupat dan opor. Lucunya, yang ngisi beras ke ketupatnya juga masih saya sampe sekarang.

Kalau di keluarga saya di kampung, masakannya beraneka ragam. Bahkan ayamnya pun harus sembelihan sendiri. H-1 biasanya 2 ekor. H+1 biasanya 2 ekor lagi. Kalau habis baru beli daging ayam di pasar. Kenapa sembelih sendiri? Karena kami inginya ayamnya yang bobotnya mantab, biasanya ayam berbulu kemerahan dari afkiran ayam petelur. Atau kalau tidak malah ayam jago atau enthog, yang ukurannya levih jumbo dan harganya lebih mahal. Apakah ini tradisi keluarga saya saja? Tentu bukan, tradisi sekampung nih

0 Response to "Opor Dan Ketupat Di Kala Lebaran"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel