Stop Bilang Sholawat

Beberapai hari lalu saya melihat sebuah postingan yang membuat kening saya berkerut, yaitu tentang PUEBI kata "sholawat" menjadi "selawat". Saya kadang heran dengan ejaan baku di Indonesia yang jauh dari aslinya padahal mengucapkan aslinya saja mudah. Misal Sholat menjadi salat. Ini sangat terdengar lucu bagi saya.


Untuk kata sholawat (صلوات‎) menjadi selawat mungkin ingin diselaraskan dengan kata rokaat menjadi rekaat. Masalahnya adalah dalam bahasa sehari hari saja lebih mudah mengucapkan kata sholawat daripada selawat. Berbeda dengan kata rokaat yang memang ada huruf "'ain" disitu yang menghasilkan bunyi vokal ganda. Tapi saya kira hal tersebut tidak signifikan kesulitannya.
Tapi sekali lagi, ya suka suka yang punya kuasalah dalam hal ini.

0 Response to "Stop Bilang Sholawat"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel