Tips Agar Tidak Telat Bayar Gaji Karyawan

Hal penting yang sering dilupakan oleh para wirausawan mula, seperti saya, adalah menejemen keuangan. Banyak orang menganggap mengelola uang itu mudah, asal ada uangnya, pasti gampang menjalaninya. Akibatnya banyak usaha kecil yang rintis mengalami mismenejemen sehingga usaha goyah bahkan tutup, padahal usahanya sudah laku, punya konsumen dan mempunyai pendapatan.
Dulu waktu menejemen laundry kami belum rapi, setiap akhir pekan sering uang laundry tidak cukup untuk menggaji. Hal ini lucu karena uang pembayaran dari konsumen masuk semua. Memang kami (saya dan istri) berkomitmen bahwa uang laundry juga bisa untuk makan sehari-hari, selain dari uang belanja dari saya. Tapi jumlah sisanya harus lebih banyak dari uang gaji karyawan yang paling 300–500 ribu seminggu tergantung ramai tidaknya laundry saya. Sebagai info saja, ongkos tenaga karyawan per kg Rp 1200 dan konsumen per Kg 4500.
Alhamdulillah sekarang ini, meski menejemen juga belum rapi, tapi kami sudah menyisihkan sebagian uang pembayaran laundry khusus untuk gaji di akhir pekan. Problem solved.

Usaha apapun itu, jika punya karyawan, maka sebaiknya sisihkan dulu sebagian uang agar penggajian lancar dan karyawan tidak pergi, minimal sejumlah rata-rata gaji, syukur lebih. Dan jangan lupa, buatlah pembukuan meski hanya sederhana.

0 Response to "Tips Agar Tidak Telat Bayar Gaji Karyawan"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel