Guru Dan Fenomena Bullying

Sebagai guru saya tertarik dengan fenoma maraknya perundungan di sekolah. Meski sudah ada berbagai aturan dan masuk ke kurikulum tetapi perundungan masih sering terjadi di lignkungan sekolah. Perundungan akan selalu terjadi karena banyak guru meremahkan efek dari perundungan itu sendiri. Mereka tidak percaya bahwa perundungan bisa menghancurkan masa depan seorang anak remaja yang polos, anak murid mereka sendiri di sekolah.
Dan yang lebih menyedihkan, mereja justru sering melakukan perundungan verbal dan jika anak yang kena perundungan, mereka menganggapnya wajar, sebagai bagian dari pendewasaan. Jika ada yang melapor kena perundungan, malah disepelekan, disebut penakut, cemen dst.
Dalam praktek sehari-hari, guru sering menggunakan bahasa yang menyakiti hati muridnya sendiri. Terlebih lagi, guru dalam kultur kita mempunyai posisi yang dihormati oleh masyarakat sheingga ornag pun biasanya segan. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika guur menjadi contoh dan pemimpin dan penghapusan perundungan di area atau lignkungan sekolah.

0 Response to "Guru Dan Fenomena Bullying"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel