Pencuri, Jambret Dan Koruptor

Mana yang lebih kejam, jambret dan pencuri atau koruptor?
Tergantung sudut pandang mana dulu, makro atau mikro, terus berapa orang korbannya dan berapa nilainya.
Sebagai contoh, teman saya kuliah dijambret HPnya ketika naik motor di area pusat kota Solo beberapa tahun lalu. HPnya saat itu masih baru dengan nilai anggap saja 2,5 juta. Mungkin ada 10–20 orang yang juga menjadi korban jambret tersebut dalam bulan itu, anggap saja nilai 50 juta rupiah. Totalnya 50 juta hilang berpindah tangan secara illegal dalam waktu sebulan.
Di lain waktu, misal di sebuah instansi ada pungli dengan nilai 50 juta rupiah sebulan. Anggap saja korbanya ada 1000 orang, sehingga setiap orang kehilangan 50 ribu rupiah.
Tidak ada orang yang ekonominya jatuh hanya karena pungli senilai 50 ribu, tapi uang 2,5 juta itu besar, bahkan melebihi UMK kota Solo yang hanya 1,8 juta rupiah saja. Bahkan saya tau ada orang yang bangkrut karena menjadi korban pencurian.
Semua cara mengambil harta orang lain adalah jahat dan salah di mata hukum, entah berapapun nilainya dan siapapun orangnya.

0 Response to "Pencuri, Jambret Dan Koruptor"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel