Usul Tidak Harus Mikul

Dalam hidup ini, tidak yang tetap kecuali perubahan itu sendiri. Dalam kehidupan sehari, banyak nilai dan tatanan yang terus berubah dan berkembang. Misal, dalam budaya kerja, "usul mikul".
Usul dalam bahasa Jawa sama dengan bahasa Indonesia. Kalau kata "mikul" maksudnya adalah membawa benda dengan pikulan, tongkat kayu, biasanya bambu atau kayu tertentu yang kuat dan lentur, dan bebannya ada didepan dan belakang orang yang membawanya.
Ungkapan "usul mikul" maksudnya adalah orang mengusulkan sesuatu, maka hendaknya pula orang tersebut yang menjalankan usulnya. Sekilas bagus, tapi menurut daya sudah tidak relevan dengan perkembangan jaman modern ini.
Terkadang ada orang yang punya usul luar biasa, tapi tidak bisa melakukanya dengan baik karena minimnya skill dan pengetahuan teknis tentang hal tersebut. Misal seorang ekonom bisa mengusulkan tentang suatu aplikasi yang bermanfaat meski pengetahuannya tentang programming minim bahkan zero. Karena nanti yang akan mewujudkannya adalah para programmer.

0 Response to "Usul Tidak Harus Mikul"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel