Pengalaman Demo Pertama Kali

Demo adalahsalah satu hal yang identik dengan mahsiswa. Sepertinya pengalaman hidup mahasiswa belum lengkap jika belum pernah ikut demo.

Kira-kira pada tahun 2006, teman saya yang anggota KAMMI mengajak saya dan beberapa teman untuk tambahan peserta demo. Yang akan didemo adalah pak bupati terkait pembangunan terminal yang disinyalir ada korupsi karena biaya tinggi belasan milyar tapi belum setahun dah bobrok dan sepi. Kata teman saya, peserta demonya ada banyak, bersama berbagai organisasi elemen masyarakat.
Okelah, kami berangkat naik angkot dari kampus ke kabupaten. Kampus kami terletak jauh dari kabupaten, sekitar 15an KM, tapi justru selemparan batu dari Solo. Kami pun segera berdemo dan mendengar orasi. Kami yang jumlahnya hanya puluhan orang, tidak sampai 40 orang jumlahnya kalah dengan polisi yang jumlahnya ratusan. Kami pun "nge per" takut dengan polisi jika kami diapa-apain.

Ternyata ada miskomunikasi tentang jam pelaksanaan demo. Yang jelas saya terlalu cepat 1/2 jam. Setelah rombongan berbagai organisasi datang, jumlahnya sangat banyak, mungkin seribuan hingga 2 ribu. Barulah demonya seru dan ramai dan saya berani ikut teriak-teriak kenceng.
Hahahha

0 Response to "Pengalaman Demo Pertama Kali"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel