Perbedaan Kangkung Darat/Kering dan Kangkung Basah/Air

Kangkung adalah salah satu favorit orang Indonesia. Tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran dan ditanam sebagai makanan meski sering juga juga tumbuh liar. Kangkung mudah didapatkan di di pasar-pasar. Kangkung banyak terdapat di kawasan Asia dan merupakan tumbuhan yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan berair. Di Malaysia, kangkung juga mudah ditemukan dan juga disebut kangkung.
Ada 2 jenis kangkung yang populer, yaitu 
1. kangkung kering/darat 
2. kangkung air/sawah.

Untuk kangkung darat, biasanya cara memanennya adalah dicabut hingga akarnya, meski tidak dicabut juga bisa, yaitu dipotong hingga pangkal akar. Batangnya kangkung ini besar. Dari segi penampilan, kangkung darat ini lebih berkelas daripada kangkung air karena selain bersih jua bentuknya tegak lurus.
Kangkung air/sawah biasanya tumbuh liar di tempat berair seperti sawah, sungai atau rawa. Penampilan kangkung ini cenderung panjang batangnya dan menjalar, serta batangnya lebih kecil dan tipis. Karena tumbuh menjalar dan ditempat basah, kangkung ini kurang berkelas secara penampilan. Jika lama tidak dipanen atau tua, bisa sampai berbunga barwarna putih ungu dan berbiji.


Apakah kangkung darat dan air ini berbeda?
Setahu saya mereka adalah spesies yang sama, Ipomea Aquatica, hanya karena beda cara penanaman, perawatan dan pembudidayaan, mereka menjadi memiliki penampilan berbeda. Karena saya pernah menanam kangkung darat, dan tidak saya cabut batangnya, hanya saya potong. Ternyata tunas yang tumbuh dari sisa pangkal batang mengalami downgrade, berubaah menjadi kangkung air, karena memang lahannya basah sekali saat itu.

0 Response to "Perbedaan Kangkung Darat/Kering dan Kangkung Basah/Air"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel