Cara Mengolah Kopi Di Desa

Budhe saya (kakak perempuan ayah) sewaktu masih hidup dulu sering mengolah kopi sendiri, karena punya beberapa batang kopi di kebun dan tidak dijual hasilnya.
Karena rumah kami dekat, maka saya pun sering melihat dan menikmati jika sudah jadi. Seingat saya prosesnya adalah
  1. Biji kopi yang sudah matang/tua dipisahkan antara kulit dan bijinya dengan cara dipukul dengan alu di lesung bundar
  2. Jika kulit sudah lepas dari bijinya, maka selanjutnya adalah biji kopi dijemur hingga benar-benar kering
  3. Setelah kering, maka biji kopi disangrai, yaitu digoreng tanpa minyak dengan wajan khusus dari tanah liat
  4. Setelah matang, maka selanjutnya biji kopi ditumbuk lagi dengan alu hingga lembut.
  5. Jika sudah lembut maka saatnya kopi disaring dengan ayakan kopi. Butiran kopi yang jatuh berarti sudah siap digunakan dan yang tertinggal di ayakan berarti perlu ditumbuk ulang.
  6. Kopi disimpan dan siap diseduh
Meski hasilnya memang tidak selembut kopi pabrikan atau di kafe, tapi rasanya sangat kuat dan kental.

0 Response to "Cara Mengolah Kopi Di Desa"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel