Jangan Ikut Khilaf Belanja


Boros  adalah kata yang mudah dipahami artinya tapi susah disadari kejadiannya. Banyak orang yang botos, sering kembeli barang yang tidak perlu bahkan hingga besar pasak daripada tiang, tapi belum sadar juga sepertinya.
Orang Indonesia itu boros, dan salah satu alasannya adalah karena banyak hari raya dan hari libur. Terutama lebaran dan natal. Lihat saja selama akhir puasa hingga lebaran dan natal hingga tahun baru, ramai orang berbelanja, tertrigger oleh berbagai diskon, meski memang belanja itu juga penting, tapi sering sekali masyarakat khilag ketika berbelanja. Rencananya cuman beli baju saja,eh tapi ada celana yang nyangkut.
Belum lagi memang masih banyak masyarakat yang tidak mementingkan pentingnya menabung dan berinvestasi dan menghabiskan apa yang yang ada, baik gaji maupun bonus dan THR. Jadi engedukasi diri sendiri dan orang di sekitar kita tentang finansial juga sangat diperlukan saat ini agar tidak khilaf dan lebih memikirkan masa depan.
Gengsi baju baru atau mengadakan pesta mewah tidak akan menolong kita, malah bisa menjerumuskan ke dalam jurang kebangkrutan yang dalam di masa depan. Kita harus disiplin dalam pengeluaran dan memilah mana yang prioritas dan mana yang tidak.

0 Response to "Jangan Ikut Khilaf Belanja"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel