Bisakah Kita Mengatasi Kecanduan Nasi?

Ada pertanyaan yang menggeletik pikiran saya. Bisakah kita mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lain, terutama umbi-umbian yang banyak tumbuh di sekitar kita, seperti kentang, singkong, ubi dan lain-lain?

Secara teori sebenarnya bisa, karena umbi-umbian juga mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga bisa menggantikan peran nasi sebagai makanan pokok.
Tapi pada praktenya susah sekali. Masyarakat kita ini sudah sampai ada tahap kecanduan sama nasi, termasuk saya. Belum makan namanya kalau belum tambah nasi. Mau makan roti, pizza, spagheti, belum makan namanya kalau belum ada nasinya. Kecuali bagi daerah tertentu yang memang makanan pokoknya bukan nasi, seperti nasi jagung, sagu dan singkong di beberapa daerah di Indonesia.
Kecanduan nasi itu memang ajaib rasanya.  Coba saja 3 hari tidak makan nasi, dijamin merasa kelaparan dan lemas tanpa tenaga, padahal makan roti 10 potong sekali makan sebagai gantinya.
Yang menjadi ancaman sekarang ini adalah jumlah penduduk kita semakin meningkat, tapi luas sawah semakin menyempit. Terus bagaimana solusinya? Wah saya tidak tahu, mungkin impor beras.

0 Response to "Bisakah Kita Mengatasi Kecanduan Nasi?"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel