Dekat Malah Telat

Saya punya sebuah pengalaman yang menarik. Mungkin kisah ini bisa menjadi pembelajaran untuk diri saya dan para pembaca semuanya.



Pada waktu saya SMA, saya bersekolah di luar kota dan laju naik angkot kemudian lanjut naik bus. Rumah saya di Bandungan, agak jauh dari jalan raya, sehingga jalan kaki dulu hingga tempat nunggu angkot dan harus nyampai jam 5.30 agar visa sampai ambarawa sebelum jam 6 pagi dan ngejar bis ke Salatiga. Dari tempat turun bis saya masih harus jalan 1/2 KM sampai sekolah. Padahal SMA saya masuknya 6.45. Jarak PP harian saya lebih dari 50km. Beratnya perjalanan membuat saya lebih disiplin dalam menghargai waktu karena telat dikit maka saya harus nunggu bis atau angkot selanjutnya dan otomatis jadinya lebih lama.

Pas kuliah, kos saya belakang kampus, tinggal jalan kaki 3–4 menit dah nyampe. Ironisnya malah sering banget telat. Habis subuh saja sering tidur lagi dan akhirnya bangunnya mepet. Karena jarak dekat maka saya pun malah kurang menghargai waktu.

0 Response to "Dekat Malah Telat"

Post a Comment

Mohon isi komentar HANYA terkait dengan artikel yang di bahas di halaman ini. Di larang memberikan link aktif (kami akan menghapusnya dan melaporkan sebagai spam jika anda melanggar)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel